Lifestyle & Sustainability

Tampilkan postingan dengan label #Traveling #oleholeh #Pekanbaru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #Traveling #oleholeh #Pekanbaru. Tampilkan semua postingan
,
rumbengks- Haul Shopping di Pasar Bawah pekanbaru, surganya kaum hawa, surganya belanja oleh-oleh.
 

Assalamualaikum wr wb...


Hai November...semoga november 2020 kali ini memberikan yang terbaik buat kita semua yaa. Awal Desember 2020, insya allah saya mau ke Pekanbaru, silatuhrahim dengan saudara-saudara dari almh mamaserta menghadiri pernikahan sepupu saya, (double wedding, dan mudah2an next nya saya yaa..aamiin). 


Beberapa hari yang lalu, saya iseng buat pengumuman di facebook, "open Jastip Oleh-oleh pekanbaru" dan ternyata banyak yang ngelike tapi bingung, emang oleh-oleh pekanbaru apa ya? emang Pekanbaru itu apa yang terkenal? beda dengan Bengkulu dan Palembang, kalau dari palembang...bawa pempek ya..atau bawa kemplang ya..
Pekanbaru? APA yaaaaa....?




SEKILAS INFO Tentang Pekanbaru


Pekanbaru adalah ibukota provinsi Riau, yang dikenal akan kaya dengan minyak dan gas alam. Pekanbaru, kota bertuah, merupakan salah satu sentra ekonomi di pulau Sumatera, dan termasuk dalam jalur lintas timur Sumatera. Jadi teman-teman, kalau ke Medan dan Aceh dari Jakarta atau Palembang lewat jalur darat  akan melewati Pekanbaru.

Pekanbaru itu dipinggir sungai siak, udaranya cukup panas dan gerah, berbeda dengan udara Bengkulu, panas namun adem. Kotanya lumayan padat seperti Kota Palembang dan Medan, transportasinya sudah lengkap dengan adanya bus damri sebagai TRANSPekanbaru yang nyaman di naiki. kalau ingin lebih asyiki lagi naik angkot, full musik terutama musik minang

Dulu, awal-awal ke Pekanbaru, saya pikir pekanbaru itu termasuk daerah Sumbar, karena hampir tiap sudut memutar lagu minang, ternyata banyak perantauan minang yang tinggal di Pekanbaru. Mungkin karena dekat dengan daerah sumbar, pertumbuhan ekonominya cepat menjadi daya tarik orang minang untuk merantau ke daerah Riau, termasuk mama saya dan 3 saudaranya. 


Pekanbaru, kota dimana saya pernah tinggal cukup lama, dan hampir tiap tahun saya pulang ke Pekanbaru kecuali saat pandemi berlangsung, bukanlah destinasi wisata yang diandalkan oleh pemerintah Indonesia, karena bisa dibilang Pekanbaru belum ada wisata alam yang di tonjolkan oleh pemerintah setempat. Wajar, jika saya bilang, saya ke Pekanbaru, open Jastip oleh-oleh banyak yang tidak tahu apa oleh-oleh Pekanbaru yaa....




Pasar Bawah Pekanbaru


Menurut saya, tidak tahu apakah pemerinta kota Pekanbaru sudah mewacanakan atau tidak, ada banyak hal yang bisa di boomingkan di pekanbaru, salah satunya Wisata Belanja, Surganya para Hawa, dan wisata Budaya Kuliner. 


Kebanyakan dari kita hanya tahu Batam tempat Surganya belanja, tapi ternyata ada yang lebih asyik lagi untuk belanja, lengkap buat oleh-oleh dan souvernir, kualitasnya topcer, dan harganya pas dikantong yaitu di Pasar Bawah Pekanbaru.

Pasar Bawah Pekanbaru (PasBaw) itu terdiri dari 4 lantai, yang letaknya di pinggir sungai Siak. Dulu itu pelabuhan dan pusat perdagangan, terbukti banyak bangunan tua di sekitar PasBaw yang belum diolah maksimal buat menarik wisatawan dan pendapatan daerah. 


Pasar Bawah pekanbaru, dikenal Pasar Wisata Belanja yang wajib dikunjungi ketika ke Pekanbaru.Kalau ga ke PasBaw...kurang afdol dah .  Disana ada banyak oleh-oleh untuk bisa  di bawa pulang, dari keramik negeri cina sampai snack Malaysia pun ada di sana. Harganya? Mumer sis, kualitasnya Topcer bro. Pasar Bawah buka dari jam 07:00 WIB - 18:00 WIB. selain beli oleh-oleh, bisa juga wisata kuliner di sekitar Pasar Bawah.  

Apa aja yang bisa dijadikan oleh-oleh dari Pekanbaru dibeli di Pasar Bawah Pekanbaru 


1. Snack khas Minangkabau

Hah? snack khas minangkabau? madsudnya makanan khas minang ada di pekanbaru? 

Yoi...di lantai bawah (lantai 1) Pasar Bawah banyak yang menjual   snack atau makanan ringan  khas minangkabau yang tak kalah enak serta fresh dengan yang ada di minang. Biasanya saya suka beli oleh-oleh khas Minang di Pasar bawah pekanbaru, biar langsung packaging dengan oleh-oleh yang lainnya. Jangan lupa beli juga keripik talas ya, yang enak dan gurih tiada duanya. (usahakan datang sebelum jam 12, karena biasanya keripik talas paling cepat habis nya.). Selain kerupik talas, ada jagung goreng khas Padang Panjang, nah ini juga bisa dijadikan cemilan dan lauk untuk makan. Kangen dengan makanan ringan khas minang, sudah ke sini aja? 


photo:Tribunpekanbaru


Masuk agak dalam lagi, ada sentra ikan asin yang di asapkan khas Riau, namanya Ikan Salai. Nah ini di buat dengan gulai jengkol...waiii enaknya tak terkira. kalau di luar Riau, Ikan Salai mahalnya luar biasa, nah di pekanbaru, harganya lumayan masuk diakal. Ikan Salai dan Ikan Asin pas buat oleh-oleh mamak di rumah.  




2. Aksesoris Jilbab dan Kebaya yang lengkap

Naik satu lantai, kita ketemu dengan penjual grosir yang menjual aksesoris kebaya dan jilbab yang cantik, unik, dan rapi pembuatan aksesorisnya. Saya ingat banget, waktu itu sempat beli bros jilbab bisa dijadikan bros untuk kebaya juga, harganya sekitar dibawah 150rb, pas jalan-jalan ke mall, lihat sama persis dan harganya 4x dari harga yang saya beli. merek nya sama, bentuknya sama dan ga ada bedanya. Setahu saya, paling mahal aksesoris di sana itu adalah sekitar Rp.300.000 dan itu ada sedikit sepuhan emas nya. Yang paling murah pun ada dan tak kalah cantiknya, intinya asal pandai nawar aja, insya allah dapat yang pas dikantong, namun hati bahagia. 

Bisa juga aksesorisnya di jual ulang seperti saya, suka beli dan suka jual. tunggu ya update aksesoris cantik yang harganya pas di kantong.

3. Snack Impor Malaysia, Singapore, China, dan Korea

Riau sangat dekat dengan Malaysia dan Singapore, jadi snack-snack impor lebih murah harganya dibandingkan supermarket-supermarket di kota besar. Tenang, itu snacknya ga ada yang reject, asli dan original, masuknya pun lewat pelabuhan dumai dan batam. 

Biasanya saya suka beli milo malaysia, cokelat cadburry, ovaltine dan gabin dari malaysia untuk dijadikan oleh-oleh. Malah pernah beli roti gabin satu kaleng besar untuk persediaan di rumah. Beli di supermarket? mahal, mending kalau ada teman ke Pekanbaru, titip aja. 

favorite 









4. Pecah Belah Impor dan Kain Dasar khas Melayu

Naik lagi satu lantai, bakal ketemu dengan toko-toko grosir yang menjual pecah belah, alias aksesoris peralatan rumah tangga yang cantik dan bagus, seperti piring, gelas, keramik-keramik, bunga-bunga dari kaca, pokoknya aksesoris rumah yang bisa jadi pajangan dalam lemari.

Kalau sudah di kawasan ini, saya ingat almh. mama saya, bahagia banget kalau beli pernak pernik rumah yang bisa jadi pajagan, habis di rumah sudah tidak ada anak kecil lagi, jadi aman, dan namun tetap saja yang besar di omelin kalau bersih-bersih pajangan beliau tidak dengan hati yang tulus, buntut-buntunya bilang " Belinya itu jauh di pekanbaru". 


Selain piring dan pernak -pernik rumah, juga ada keramik yang dari negeri bambu sana, juga ada karpet dari turki , dan sekarang juga ada yang menjual oleh-oleh umroh. lengkap dah di pasar bawah.


5. (Khusus yang suka lagu minang) di pekanbaru, jangan lupa beli disc MP3 kumpulan-kumpulan lagu minang untuk oleh-oleh sanak saudara yang suka lagu minang. Lengkap sampai ke full house minang pun ada.



Jadi ketika di pekanbaru, ga usah pusing mikirin beli oleh-oleh untuk satu pasukan di rumah, tinggal jalan-jalan aja ke Pasar Bawah, beli dah oleh-oleh buat ayah, ibu, adik dan malah oleh-oleh untuk gebetan serta camer juga bisa beli di sini. Harganya emang pas buat di kantong, namun kualitas barangnya buat kita happy...berkualitas sis.

Trus dew, ke  pasar bawahnya naik angkot apa? ga usah bingung dan pusing, di sana ada mamang Gojek, bisa Gojek car dong ..langsung sampai ke Pasar Bawah. Pas pulangnya tinggal pangil om Gojek, minta jemput di parkiran bawah yang dekat sentra makanan ringan khas Sumatera Barat. simple khan....


   

































Sustainable Living